Penulisan dalam Public Relation merupakan suatu keterampilan dari aktivis PR dalam menulis naskah-naskah yang diperlukan untuk kepentingan organisasi atau perusahaan dengan ciri khas tertentu.
tipe-tipe penulisan pesan dalam PR terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Berkaitan dengan Media relation/ Press Relation. contohnya Press Realese
2. Berkaitan dengan media promosi, informasi dan komunikasi. contohnya NewsLetter , Leaftlet, Brosur dan lain sebagainya
Menyusun pesan bisnis yang menarik perhatian, mudah dibaca, dan mudah dipahami
memerlukan kreativitas. Agar pesan bisnis efektif, diperlukan pemahaman
terhadap proses penyusunan pesan bisnis. Proses penyusunan pesan bisnis umumnya
terdiri atas tiga tahap sederhana, yaitu :
1. Perencanaan
PesanDalam
tahap ini, ditentukan hal – hal yang mendasar dari suatu pesan yang akan dikomunikasikan.
Secara rinci, tahap perencanaan tersebut meliputi :Penentuan tujuan, Analisis audiens, Penentuan ide pokok, dan Pemilihan saluran dan media
2. Penyusunan PesanSetelah tahap perencanaan,
selanjutnya ide/gaasan dituangkan ke dalam pesan tertulis. Tahap itu meliputi
dua kegiatan, yaitu Mengorganisasikan pesan dan Memformulasikan pesan
3.
Revisi Pesan
Pesan yang telah disusun dikaji ulang untuk memastikan apakah ide/gagasan yang
diungkapkan sudah memadai. Berbagai kegiatan pada tahap revisi pesan adalah Menyunting pesan, Menulis ulang, Memproduksi pesan dan Mencetak pesan
Analisis terhadap audiens sangat perlu dilakukan, audiens dalam
studi komunikasi bisa individu ataupun organisasi. Audiens biasanya memiliki
pemahaman yang berbeda-beda atas pesan yang mereka terima.
a. Mengembangkan Profil Audiens, Analisis terhadap Audiens yang sudah dikenal biasanya relatif
lebih mudah dilakukan tanpa harus melalui penelitian yang rumit. Demikian juga,
reaksi atas pesan yang dikrim kepada orang yang sudah dikenal pada umumnya bisa
diperkirakan.
b. Mengenali penerima primer, Apabila penerima terdiri dari beberapa orang, perlu dikenali
orang-orang terpenting yang berpengaruh atau bertindak sebagai pengambil
keputusan.
c. Menetapkan jumlah dan komposisi
audiens, Jumlah penerima juga memengaruhi pesan bisnis. Menulis pesan
bisnis yang ditujukan hanya kepada satu orang akan berbeda dengan pesan bisnis
yang ditujukan kepada banyak orang.
d. Mengukur Tingkat Pemahaman Audiens, Apabila penerima memiliki latar belakang yang sama pengirim ,
maka pada umumnya mereka dianggap memiliki p[emahaman yang relatif sama
terhadap suatru pesan.
e. Memperkirakan reaki penerima, Cara mengorganisasikan pesan sangat tergantung pada reaksi yang
diperkirakan akan dilakukan oleh penerima.
f. Memenuhi Kebutuhan Informasi Audiens, Pesan yang baik akan mampu memenuhi semua pertanyaan penerima .
Memenuhi kebutuhan informasi penerima merupakan salah satu kunci sukses pesan
bisnis.
dalam pembuatan pesan dalam bidang bisnis adalah suatu keterampilan kreativitas yang dapat menghipnotis khalayak untuk tertarik pada apa yang dipromosikan.
0 Komentar