Audiens Public Relation


Halo….
Kali ini kita akan membahas 4 Audiens di Public Relation, tapi dipostingan ini akan membahas 2 audiens sedangkan 2 nya lagi postingan berikutnya ya :)

 
1. Media
Seorang PR perlu menjalin hubungan yang baik dengan Media karena memudahkan tugas seorang PR dalam mem Publish brand yang akan ditampilkan ke khalayak. Baik Public Relations maupun media, masing-masing saling mengisi dan melengkapi, untuk kepentingan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Pers mempunyai peranan penting dalam penyebaran informasi atau berita yang dibuat oleh Public Relations  untuk membentuk opini public yang baik. Sedangkan Public Relations menjadi sumber informasi bagi pers untuk dijadikan bahan pemberitaan yang nantinya dipublikasikan melalui media massa. 
Kegiatan Public Relations Dalam Menjalin Hubungan Dengan Media

Untuk melaksanakan hubungan dengan media massa, tersedia beberapa wahana yang perlu dikembangkan, yaitu :

1.Pembentukan dan Pembinaan Kontak Pribadi
Hal ini menjadi dasar pokok pelaksanaan hubungan dengan media massa. Praktisi Public Relations   sadar bahwa keberhasilan hubungan media itu tergantung sepenuhnya pada kontak pribadi yang berciri informal. Pelaksanaan kegiatan Public Relations pada  hakikatnya  menuntut  kemampuan  menjalin kontak pribadi yang didasari kejujuran dan saling pengertian.
.
2.News Service
Ini bertujuan untuk menyediakan bahan berita untuk media massa secara aktif maupun pasif. Dalam hubungan ini terdapat 3 macam wahana public relations yang secara tradisional digunakan dalam memberikan pelayanan jurnalistik yaitu : (a) News Releas, (b) News Kit, (c) Executive Profile.
.
3.Contigency Plan
Untuk menghadapi hal mendadak yaitu situasi tidak rutin yang sewaktu-waktu melibatkan media massa, misalnya permintaan wawancara dengan pimpinan perusahaan, munculnya tulisan yang merugikan perusahaan. Permintaan wartawan untuk mengadakan wawancara dengan pimpinan perusahaan merupakan peristiwa tidak rutin.
.
4.Press Release
Adalah siaran pers atau keterangan resmi tertulis dari instansi mengenai suatu kebijakan, kejadian khusus atau langkah-langkah yang akan diambil oleh instansi, yang sengaja dipersiapkan untuk siaran pers. Biasanya pers release itu bentuknya singkat, isinya ringkas, padat, memuat hal-hal yang penting saja.
.
5.Konferensi Pers dan Briefing Pers
Konferensi pers merupakan bentuk yang paling formal dalam hubungan interaksi antara perusahaan dengan pers yang sengaja diselenggarakan. Ada yang menyebutnya sebagai jumpa pers. Briefing pers dapat diselenggarakan secara teratur, dimana berbagai informasi mengenai aneka kegiatan lembaga dapat dibuka guna dialog dan memberi kepuasan dari [ihak pers.
.
6.Press Tour
Dengan press tour, suatu instansi dapat menginformasikan suatu kegiatan atau proyek kepada para wartawan peserta press tour yang mungkin tidak menarik disiarkan sebagai berita biasa. Dengan kata lain, press tour, memberikan alasan dan kerangka bagi pers untuk menulis hal hal yang biasanya luput dari perhatian mereka tetapi yang ingin disebarluaskan oleh instansi yang bersangkutan.

Pentingnya hubungan public relations dengan media memang menjadi kajian yang menarik untuk dibahas. Bagaimanapun juga, public relations dan media massa adalah dua pihak yang saling bersinggungan dalam menyampaikan informasi kepada publik untuk membangun pengertian yang baik diantara keduanya.

2. Investor
Ada beberapa alasan mengapa investor relations berperan penting dalam public relations. Pertama, I.R. berguna untuk mengenali factor yang ada hubungan dan informasi mengenai finansial. Kedua, dapat mengintepretasi laporan keuangan PR. Ketiga, dapat mendefinisikan tujuan-tujuan dan program-program serta mengidentifikasi target public sasaran. Keempat, untuk menyebarkan berita dan mengatur jenis media apa saja yang ingin digunakan. Kelima, I.R berguna untuk membuat anggaran yang sesuai untuk P.R. Yang terakhir, untuk mengkoordinasi, memonitoring dan mengevaluasi program yang sudah dijalankan.

Untuk memaksimalkan investor relations, tentunya kita harus meminimalisir kesalahan yang dapat terjadi. Sama dengan public relations, esensi paling penting pada kajian investor relations adalah informasi. Banyak perusahaan yang tidak mengetahui pentingnya informasi terus menerus kepada investor. Hal ini dikarenakan berbagai sikap apatis terhadap para investor. Alasannya dikarenakan perbedaan latar belakang, kepentingan dan hal-hal lainnya hingga komunikasi berjalan tidak baik.

Investor relations adalah spesialisasi yang paling penting di antara semua sub-fungsi PR, setidaknya didasarkan pada hubungan investor gaji praktisi peroleh. Bahkan, beberapa dokumen survei gaji hubungan investor sebagai bayaran tertinggi spesialisasi PR.

Dalam perjalannya, keadaan hubungan investor hanya profesi mulai berubah. Keuangan hari ini masih mendominasi berat. Dua pertiga dari petugas hubungan investor memiliki latar belakang di bidang keuangan atau akuntansi bukan di public relations atau komunikasi strategis.

Dengan kata lain, PR keahlian dalam hubungan investor kurang dimanfaatkan secara signifikan, setidaknya pada tingkat perusahaan. Niri keanggotaan survei menunjukkan, bagaimanapun, bahwa lebih umum menemukan keahlian dalam hubungan publik antara hubungan investor profesional yang bekerja di instansi atau sebagai konsultan independen. Dengan demikian, lembaga mampu menyediakan keahlian komunikasi korporat perusahaan hubungan investor internal departemen.

Kesimpulannya, seorang PR harus dapat menguasai komponen-komponen ilmu dari IR untuk menjaga hubungan dengan para investor dan calon investor. PR juga harus dapat berkomunikasi secara baik agar mendapatkan hasil yang maksimal pada pekerjaannya sehingga perusahaan mendapatkan citra yang baik.

0 Komentar